PAN Masuk Koalisi, Jatah Menteri PDI-P dan Nasdem Diprediksi Berkurang

Editor: Redaksi author photo

PDI-P dan Nasdem

JAKARTA - Partai Amanat Nasional atau PAN secara terbuka menyatakan bergabung ke koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie mengatakan, PDI-P dan Nasdem diprediksi akan kehilangan satu kursi menteri.

"Saya lihat antara PDIP dan Nasdem yang bakal kehilangan satu kursi. Kalau Golkar tak mungkin di reshuffle menteri mereka," kata Jerry, Jumat (27/8/2021).

"Dengan bergabungnnya PAN maka otomatis ada kader mereka di pemerintahan," lanjutnya.

Jerry juga mengatakan, apabila Zulkifli Hasan masuk kabinet, Jerry menilai Zulhas bisa di plot ke Menteri Koperasi, Sosial, MenpanRB atau di Menteri Kominfo.

"Tinggal racikan Jokowi seperti apa?. Waktu lalu kader PAN di MenPAN-RB bisa saja dikembalikan dan Tjahjo Kumolo ditarik di kementerian lain. Atau bisa saja Menteri Kehutanan," ujarnya.

Jerry juga mengatakan, bukan menjadi rahasia umum apabila parpol masuk kabinet akan mendapat jatah kursi menteri untuk parpol tersebut.

"Memang sudan budaya politik kita. Selain Zulhas, Hatta Radjasa juga berpotensi masuk kabinet. Semua tinggal Presiden Jokowi yang memutuskan siapa yang akan tariknya jika memang ada reshuffle," ucapnya.

Apabila PAN masuk kabinet, lanjutnya, partai berlambang Ka'bah yakni PPP juga harus ditambah lagi kursinya.

"Kalau PAN masuk kabinet, bisa saja 1 menteri dan 1 wakil menteri. Berarti PPP harus ditambah 1 lagi biar adil. Bisa Asrul Sani atau Sekjen PPP Arwani Thomafi yang masuk kabinet," tutupnya.
Share:
Komentar

Berita Terkini