• Kamis, 1 Desember 2022

Tersangka Korea Utara Sanksi Pelanggaran di Singapura, Kata Polisi

- Minggu, 6 November 2022 | 16:46 WIB
Tangkapan layar M/T Courageous, sebuah kapal tanker produk minyak seberat 2.734 ton milik pengusaha Kwek Kee Seng, yang dicari oleh AS karena dicurigai melanggar sanksi terhadap Korea Utara dengan sejumlah pengiriman bahan bakar ke Korea Utara dan pengiriman ke kapal transfer serta pencucian uang. (Voa.com)
Tangkapan layar M/T Courageous, sebuah kapal tanker produk minyak seberat 2.734 ton milik pengusaha Kwek Kee Seng, yang dicari oleh AS karena dicurigai melanggar sanksi terhadap Korea Utara dengan sejumlah pengiriman bahan bakar ke Korea Utara dan pengiriman ke kapal transfer serta pencucian uang. (Voa.com)

IDPOST.CO.ID INTERNASIONAL- Seorang pengusaha Singapura yang dicari oleh Amerika Serikat karena dicurigai melanggar sanksi terhadap Korea Utara berada di negara-kota di mana dia sedang diselidiki, kata polisi Singapura.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Sabtu malam, Kepolisian Singapura (SPF) mengatakan mereka telah meminta klarifikasi dari rekan-rekan mereka di AS atas hadiah tersebut karena mereka telah memberi tahu AS tentang penyelidikan yang sedang berlangsung oleh otoritas setempat.

Departemen Luar Negeri AS pada hari Kamis menawarkan $ 5 juta untuk informasi tentang pengusaha Kwek Kee Seng, menuduhnya melakukan banyak pengiriman bahan bakar ke Korea Utara dan transfer antar kapal serta pencucian uang melalui perusahaan depan.

Baca Juga: Twitter Menawarkan Langganan Bulanan ,99 Yang Termasuk Tanda Centang

Jaksa federal di New York pada tahun 2021 mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Kwek, setahun setelah salah satu kapal tanker minyaknya, M/T Courageous, ditangkap oleh Kamboja atas permintaan AS atas dugaan pelanggaran sanksi.

Kwek, 62, memiliki perusahaan pelayaran Swanseas Port Services yang berbasis di negara-kota tersebut.

Program Penghargaan untuk Keadilan Departemen Luar Negeri mengatakan lokasi tepatnya tidak diketahui dan bahwa dia juga telah diidentifikasi berada di Korea Utara, Kamboja, Taiwan dan Thailand serta Kamerun dan negara Karibia kecil Saint Kitts dan Nevis.

Namun polisi Singapura mengatakan dalam pernyataan mereka bahwa "Kwek saat ini berada di Singapura."

Baca Juga: Bagi yang Selamat dari Perang Tigray di Ethiopia, Gencatan Senjata Membawa Harapan yang Hati-hati

Dia telah diselidiki sejak April 2021 oleh Departemen Urusan Komersial, badan investigasi kejahatan kerah putih kota, dan paspornya telah disita.

Halaman:

Editor: Junaidi

Sumber: Voa.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKL di Sampang Tersekat Dengan Perda

Kamis, 10 November 2022 | 10:43 WIB

Info Loker, Yamaha Musik Cari Operator Produksi

Selasa, 28 Juni 2022 | 14:40 WIB

Shopee Indonesia Buka Kesempatan Berkarir

Jumat, 24 Juni 2022 | 18:43 WIB

Gerakan Ekonomi Hari Raya

Senin, 25 April 2022 | 23:05 WIB

Terpopuler

X