• Kamis, 1 Desember 2022

Hukum Istri Keluar Dari Rumah Tanpa Ijin Suami Menurut Islam

- Senin, 30 Mei 2022 | 13:25 WIB
Bagaimana hukum istri keluar dari rumah tanpa ijin suami menurut Islam (Dương Nhân/pexels.com)
Bagaimana hukum istri keluar dari rumah tanpa ijin suami menurut Islam (Dương Nhân/pexels.com)

IDPOST.CO.ID - Bagaimana hukum istri keluar dari rumah tanpa ijin suami menurut Islam? Pertanyaan sekitar hal itu memang sering dipermasalahkan oleh beberapa kaum muslim.

Banyak yang mengatakan jika hal tersebut terhitung wujud pemberontakan seorang istri pada si suami.

Tetapi seringkali ada yang membolehkan seorang istri keluar dari rumah tanpa ijin suami dengan argumen yang terang tanpa datangkan mudharat.

Baca Juga: Wajib Tahu, Hukum Mewarnai Rambut Dalam Islam

Lalu, bagaimana hukum yang sebetulnya menurut syari'at Islam?

Hukum Istri Keluar Rumah Tanpa Ijin Suami Menurut Islam

Dikutip dari situs NU, hukum istri keluar dari rumah tanpa izin suami menurut syari'at Islam rupanya tidak dibolehkan.

Baca Juga: IKA PMII Blitar Raya Dijadwalkan Akan Gelar Muscab ke-IV

Terutama bila bisa datangkan mudharat, karena itu perlakuan itu dapat dikelompokkan sebagai wujud pemberontakan seorang istri pada suami atau nusyuz.

Ini didasari pada kitab al-Fiqh al-Manhaji yang menerangkan jika istri dapat dipandang nusyuz jika keluar dari rumah atau melancong tanpa izin suami, tidak membuka pintu untuk suami yang akan masuk, dan menampik ajakan suami untuk terkait tubuh tanpa uzur yang terang, seperti sakit atau menstruasi.

Meski begitu, istri tidak harus terus-terusan minta ijin saat akan keluar dari rumah di mana bila dipercaya jika suami tentu ikhlas, karena itu hal tersebut dapat dipandang seperti ijin.

Baca Juga: Eks Ketum PBNU Said Aqil: Pilih Pemimpin yang Dapat Diterima Semua Pihak

Lalu, bagaimana hukum istri yang keluar dari rumah tanpa ijin suami karena akan menengok orang tuanya?

Dalam kitab Fathul Qadir sudah diterangkan jika saat orangtua sang istri, baik muslim atau non-muslim terserang penyakit akut dan memerlukan kontribusi perawatan dan si suami melarang untuk keluar dari rumah, karena itu istri memiliki hak menentang larangan si suami itu.

Hukum itu diperkokoh dengan opini Ibnu Nujaim yang mengatakan, "istri bisa keluar dari rumah untuk menengok ke-2 orang tuanya dan mahramnya. Karena itu menurut opini sah yang difatwakan ialah kemampuan untuk istri untuk menengok ke-2 orang tuanya tiap hari Jumat baik dengan izin suaminya atau mungkin tidak, dan kemampuan untuk berkunjung mahramnya satu tahun sekali baik izin suami atau mungkin tidak."

Baca Juga: Signal Jokowi Dukung Ganjar Pranowo Maju Capres, Emrus Sihombing: Hanya Asumsi Belakang

Oleh karenanya, suami semestinya tidak larang si istri untuk menengok orang tuanya supaya tidak memutuskan bersilahturahmi di antara orang-tua dan anak.

"Suami bisa larang istrinya untuk menengok ke-2 orang tuanya, melihat mayat ke-2 nya atau anaknya. Sedang yang paling utama ialah dia (suami) tidak lakukan larangan itu," catat Sulaiman al-Bujairimi dalam kitab Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib.

Dengan begitu, hukum istri keluar dari rumah tanpa ijin suami menurut Islam telah terjawab, kan?

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Agar Terhindar dari Perbuatan Maksiat

Sabtu, 24 September 2022 | 17:56 WIB

Istri Wajib Senyum Apabila Lihat Suami Selingkuh

Senin, 5 September 2022 | 14:07 WIB

Hukum Menikah dari Hasil Perzinaan

Rabu, 27 Juli 2022 | 07:46 WIB

Wajib Tahu, Hukum Mewarnai Rambut Dalam Islam

Senin, 30 Mei 2022 | 13:08 WIB

Gus Baha: Islam Itu Butuh Preman

Rabu, 20 April 2022 | 07:30 WIB

Terpopuler

X