• Sabtu, 1 Oktober 2022

Hidup Bebas dari Emosi Negatif Ala Stoisisme Dalam Buku Filosofi Teras

- Rabu, 9 Februari 2022 | 06:27 WIB
Cara hidup bebas dari emosi negatif, serta mengasah kebajikan ala Stoisisme dalam Buku Filosofi Teras ((pixabay/pixel2013))
Cara hidup bebas dari emosi negatif, serta mengasah kebajikan ala Stoisisme dalam Buku Filosofi Teras ((pixabay/pixel2013))




IDPOST.CO.ID - Stoisisme mengajarkan kepada kita agar tidak gampang memiliki emosi negatif. Selain itu juga mengajarkan untuk berbuat baik.

Dalam Buku Filosofi Teras dijelaskan terkait hal tersebut. Pertama, hidup bebas dari emosi negatif. Kedua, hidup mengasah kebajikan.

Berikut ini cara hidup bebas dari emosi negatif, serta mengasah kebajikan ala Stoisisme dalam Buku Filosofi Teras:

Baca Juga: Peramal Anggara Tania Putri Sebut Inisial G Akan Jadi Presiden 2024, Timeline Twitter Banjir Komentar

1. Hidup bebas dari emosi negatif

Emosi negatif yang dimaksud bisa berupa sedih, marah, cemburu, curiga, baper, dan contoh-contoh yang lain.

Pastinya kita hidup ingin terhindar dari hal-hal tersebut, agar hidup kita lebih tenteram.

Maka dari itu, agar bisa mendapatkan ketentraman, kita harus memfokuskan pada hal-hal yang bisa kita kendalikan.

Baca Juga: Kyai Hamid Pasuruan Ungkap 7 Nama Kyai Serta Kewaliannya

Hal-hal yang bisa kita kendalikan contohnya, pertimbangan kita, opini kita, dan tujuan yang kita inginkan.

Di sisi lain, kita juga harus mengetahui hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan, seperti: opini orang lain, popularitas yang kita miliki, dan kondisi saat kita lahir.

2. Hidup mengasah kebajikan

Ada empat kebajikan utama menurut Stoisisme:

- Kebijaksanaan, yakni kemampuan kita dalam memutuskan sesuatu harus mengambil sebaik mungkin. Dalam situasi apa pun.

Baca Juga: Rizky Febian dan Mahalini Resmi Pacaran, Begini Ekspresi Sule dan Natalie Holscher

- Keadilan, yakni memperlakukan orang lain dengan sikap yang adil dan jujur.

- Keberanian, yakni berani untuk melakukan yang benar. Berpegang pada prinsip kebenaran.

- Menahan diri, yakni bersikap disiplin, sederhana, merasa pantas, dan bisa mengontrol diri dari nafsu dan emosi.

Baca Juga: Tagar #UsutMafiaMinyakGoreng Trending Twitter, Benarkah Ada Permainan Harga di Dalamnya?

Menurut penulis Buku Filosofi Teras, Henry Manampiring, mempelajari Stoisisme bukan mencari kebahagiaan (dalam pengertian umum).

Akan tetapi tujuannya untuk mengajarkan agar bisa mengandalikan emosi negatif dan mengasah kebajikan. *

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalani Hubungan dengan Sahabat Rentan Kandas

Kamis, 15 September 2022 | 13:12 WIB

dr. Zaidul Akbar Sebut Pisang Bisa Sembuhkan Kanker

Senin, 5 September 2022 | 18:18 WIB

Kumpulan Promo Brand Lokal Elektronik

Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Alasan Kenapaa Pria Harus Jaga Penampilan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:44 WIB

Ternyata Kulit Bawang Banyak Manfaatnya

Minggu, 31 Juli 2022 | 07:41 WIB

Tips Memperbaiki Hubungan Akibat Perselingkuhan

Kamis, 7 Juli 2022 | 07:25 WIB

Tips Atasi Sakit Perut Secara Alami

Senin, 30 Mei 2022 | 12:55 WIB

Langkah Memutihkan Gigi Secara Alami

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:44 WIB

Ini Penyebab Jerawat di Jidat atau Dahi

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:31 WIB
X