• Kamis, 26 Mei 2022

Harus Tahu, Ini Efek Makan Gorengan untuk Kesehatan

- Kamis, 12 Mei 2022 | 15:21 WIB
Gorengan selalu dipandang seperti makanan kurang sehat. Ini karena gorengan memiliki kandungan kalori yang lumayan tinggi hingga tidak bagus untuk kesehatan. (pixabay)
Gorengan selalu dipandang seperti makanan kurang sehat. Ini karena gorengan memiliki kandungan kalori yang lumayan tinggi hingga tidak bagus untuk kesehatan. (pixabay)

IDPOST.CO.ID - Gorengan selalu dipandang seperti makanan kurang sehat. Ini karena gorengan memiliki kandungan kalori yang lumayan tinggi hingga tidak bagus untuk kesehatan.

Dokter Specialist Nutrisi dari Perhimpunan Dokter Specialist Nutrisi Klinik Indonesia (PDGKI) dr. Elfina Rachmi, MGizi, SpGK tidak larang beberapa orang melahap gorengan.

Tetapi ia mengingati supaya beberapa orang meminimalisasi konsumsi gorengan pada menu diet setiap hari.

Baca Juga: Cari Rumah di Tulungagung, Skandia House Bisa Jadi Pilihan

"Mengapa konsumsi gorengan atau lemak yang tinggi jangan terlalu berlebih karena dayanya atau kalorinya 2x lipat semakin tinggi dari protein dan karbohidrat," tutur ia dalam Virtual Media Gathering bertema "Kelompok Makanan dan Minuman Laku Manis, Tokopedia dan Pakar Nutrisi Untuk Panduan Balikkan Skema Makan Sehat Selesai Lebaran", Kamis (12/5/2022).

Kebanyakan kalori dihubungkan dengan peningkatan berat tubuh dan permasalahan kesehatan lain seperti jantung.

Mencuplik Livestrong, badan memerlukan kalori yang cukup buat berperan, tapi saat konsumsinya melewati keperluan karena itu badan simpan kelebihan kalori berbentuk lemak.

Baca Juga: Profil dan Sederet Fakta Tentang Menjeng Kimhoa Sosok Tiktoker Info Masseh Asal Kediri

Extra kalori khususnya diletakkan berbentuk trigliserida, yang jika bertambah bisa berbahaya untuk kesehatan jantung.

Trigliserida yang menimbun di arteri dapat tingkatkan resiko arteri jadi keras, kaku dan sempit atau aterosklerosis. Perkerasan dinding arteri tingkatkan resiko terserang penyakit serangan jantung atau stroke.

Berkaitan opsi lemak, Elfina merekomendasikan beberapa orang pilih sumber lemak baik seperti minyak zaitun atau kacang-kacangan dan sumber buah lemak baik seperti buah alpukat.

Baca Juga: Ada Sakura di Lampung, Tapi Buka Bunga Terus Apa Itu?

Bicara strategi pilih tipe makanan sehat, ia mereferensikan beberapa orang lebih dulu ketahui status nutrisi masing-masing, yaitu lewat penghitungan index massa badan (IMT).

"Kita cukup ketahui berat tubuh dalam kg dan tinggi tubuh dalam mtr. sekarang ini. Kita untuk berat tubuh dengan tinggi tubuh (dalam unit kuadrat mtr.). Tinggal disaksikan index massa badannya," papar ia.

Nilai IMT 23 memperlihatkan badan masuk kelompok normal. Jika lebih dari 23 karena itu masuk kelompok berat tubuh berlebihan atau overweight, selanjutnya bila antara 25-29,9 karena itu telah masuk kegemukan derajat satu dan lebih dari 30 masuk kelompok kegemukan derajat dua. Makin tinggi nilai IMT karena itu makin juga bertambah resiko seorang terserang beberapa penyakit seperti kardiovaskuler.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Horor, Dijamin Tidak Bisa Tidur

Sesudah ketahui status nutrisi, saat ketahui penyeleksian tipe makanan, satu diantaranya masih tetap masukkan karbohidrat. terutamanya yang kompleks karena memiliki kandungan serat.

Sumber karbohidrat kompleks misalkan nasi merah, nasi putih ditambahkan agar-agar, oatmeal, sereal, kentang dengan kulitnya tapi yakinkan bersih karena kulit dapat menolong menambahkan serat dan roti gandum. Konsumsi karbohidrat kompleks tingkatkan konsumsi serat dan memperlama kerja makanan di lambung hingga badan tidak cepat lapar.

Seterusnya, penuhi keperluan lauk hewani untuk sumber protein yang adekuat karena ini terkait dengan kekebalan. Sumber protein dapat datang dari lauk hewani seperti ikan, ayam, telur, daging sapi, dan lauk nabati misalkan tempe, tahu atau kacang-kacangan.

Baca Juga: Tips dan Langkah Memakai Lidah Buaya Wajah da Kecantikan

"Dengan perbedaan semakin tinggi konsumsi protein hewani dibanding lauk nabati 2:1," anjuran Elfina.

Di lain sisi, sayur dan buah memerlukan pada menu harian untuk penuhi keperluan serat yang sebetulnya terdapat juga dalam karbohidrat kompleks.

Untuk makanan penyeling atau cemilan, ia merekomendasikan beberapa orang pilih buah atau cokelat terutamanya dark chocolate atau cokelat hitam karena rendah lemak jemu dan gula. Upayakanlah melahap makanan penyeling ini 2x atau 3x dalam satu hari.

Baca Juga: Bertemu Pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederik Vollert, Deddy Corbuzier: bisa tidak lu jadiin gue gay

"Dengan skema semacam ini akan menghindar konsumsi makanan ringan atau cemilan yang tinggi kalori, dengan melatih makan buah di agenda makanan ringan," kata Elfina.

Dari segi pemrosesan makanan, seharusnya awasi menggoreng makanan jadi 2x dalam satu minggu. Beberapa orang dapat membuat macam pemrosesan makanan seperti rebus dan yang lain.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Langkah Memutihkan Gigi Secara Alami

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:44 WIB

Ini Penyebab Jerawat di Jidat atau Dahi

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:31 WIB

Lebih Higenis Mana Sabun Batang vs Sabun Cair

Minggu, 15 Mei 2022 | 13:32 WIB

Tes Kepribadian, Kamu Sosok Positif atau Tidak?

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:39 WIB
X