• Sabtu, 4 Desember 2021

Darah Keluar Sebelum Persalinan, Nifas atau Istihadhah

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:10 WIB
Ilustrasi hamil (pixabay)
Ilustrasi hamil (pixabay)

IDPOST.CO.ID - Nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan, sebagaimana definisi dari madzhab Hanafi dan Syafi’i.

Ulama dari madzhab Maliki mengatakan bahwa Nifas adalah darah yang keluar akibat melahirkan dengan cara yang lazim, bukan karena penyakit, yang keluar setelah atau berbarengan dengan lahirnya bayi, bukan sebelum bayi lahir.

Baca Juga: Hukum Menyambung Rambut Baik

Sedangkan ulama dari madzhab Hambali mengatakan bahwa darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan, atau bersamaan dengan lahirnya bayi, atau keluar dua hingga tiga hari sebelum melahirkan yang disertai nyeri tanda persalinan.

Dalam kasus ini, kadangkala wanita mengalami perdarahan (bleeding) sebelum melahirkan bayinya, baik itu pada masa kehamilan, ataupun pada saat kontraksi jelang persalinan dimana mulut rahim mulai terbuka.

Pertanyaannya, ini masuk dalam kategori darah apa? Ulama berbeda pendapat dalam hal ini.

Baca Juga: Buya Yahya: Salat Tasbih Sangat Dianjurkan Rosulullah dan Sama dengan Salat salat Hajat Maupu Salat Istikharah

Perbedaan pendapat berkisar pada 2 hal : [a] Apakah wanita hamil bisa mengalami haid? [b] Darah yang keluar beberapa hari jelang persalinan disebut nifas atau istihadah? Mengenai yang pertama, insya Allah akan kami bahas di artikel yang ini.

Sedangkan pertanyaan yang kedua, berikut penjelasannya:

Baca Juga: Belajar Ikhlas dan Rendah Hati, Syekh Ali Jaber: Kita ini manusia, tidak ada yang dapat mempertanggungkan hati

Darah yang keluar beberapa hari jelang persalinan; Nifas atau Istihadah?

Ulama Fiqih berbeda pendapat dalam hal ini :
1. Madzhab al-Hanafiyah dan as-Syafi’iyah

Ulama madzhab Hanafi dan Syafii sepakat bahwa nifas adalah darah keluar setelah bayi benar-benar keluar dari rahim. Sedangkan darah yang keluar berbarengan dengan bayi, maupun jelang persalinan tidaklah disebut nifas, melainkan istihadhah.

Baca Juga: Selain untuk fashion, Emas Ternyata banyak Manfaatnya

Hal ini ditegaskan olah Zakariya Al-Anshari, salah satu ulama dari madzhab Syafi’i:
و الدم الخارج مع الولد ودم الطلق ليس شيء منهما بحيض لأنه من آثار الولادة ولا نفاس لتقدمه على خروج الولد بل دم فساد

“Darah yang keluar bersama janin dan pada saat kontraksi bukanlah darah haid, karena ia termasuk dari sisa melahirkan juga bukan nifas karena ia keluar lebih dulu dari keluarnya janin. Tapi ia darah fasid (istihadhah).

Baca Juga: Jadi Bikers, Yuk Simak Tips Modifikasi Motor Ala Yamaha Jatim

Al-Khatib As-Syirbini juga menegaskan:
والنفاس هو الدم الخارج بعد فراغ الرحم من الحمل، فخرج بما ذكر دم الطلق،والخارج مع الولد فليسا بحيض؛لأن ذلك من آثار الولادة، ولا نفاس لتقدمه على خروج الولد بل ذلك دم فساد

Nifas adalah darah yang keluar setelah rahim bersih dari janin. Sedangkan darah yang keluar bersama janin bukanlah darah haid karena itu termasuk darah sisa melahirkan, juga bukan nifas karena ia keluar sebelum keluarnya janin akan tetapi dia adalah darah fasid (istihadhah).

Ibnu Hajar al-Haitami menambahkan :
لو رأت الحامل يوما وليلة دما قبيل الطلق كان حيضا

Halaman:

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X