• Sabtu, 4 Desember 2021

Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, DPR RI: Prosedur Kesehatan Harus Diprioritaskan

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:16 WIB
Foto ilustrasi jamaah haji (Kemenag.go.id)
Foto ilustrasi jamaah haji (Kemenag.go.id)

IDPOST.CO.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI Rudi Hartono Bangun menghargai dan menyongsong baik gagasan Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi yang kembali membuka pintu umrah untuk jamaah Indonesia.

Selain itu, info itu juga sudah ditegaskan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi lewat nota diplomatik.

Walau ini jadi berita baik, Rudi mengingatkan pemerintahan mengaplikasikan prosedur kesehatan (prokes) yang ketat ke calon jamaah Indonesia.

"Kita pasti mengucapkan syukur Pemerintahan Arab Saudi buka kembali kembali beribadah umrah untuk kaum muslim Indonesia," kata Rudi.

"Ini menjadi berita yang menyenangkan buat umat Islam Indonesia yang telah kangen untuk melaksanakan ibadah ke tanah suci. Tetapi yang harus diingat, di periode wabah Covid-19 sekarang ini, prosedur kesehatan harus diprioritaskan," lanjtnya.

Rudi mengingati, apresiasi warga untuk kembali jalankan umrah akan bertambah selesai penutupan umrah beberapa bulan akhir. Hingga apresiasi yang tinggi itu harus disertai implementasi prokes yang ketat.

Politikus Partai NasDem itu minta Pemerintahan Indonesia untuk mengutamakan calon jamaah yang terlambat keberangkatannya karena wabah.

Disamping itu, dia minta supaya kenaikan ongkos keperluan umrah dapat didesak semaksimal mungkin.

"Pasti karena penangguhan umrah beberapa bulan akhir ini kan barisan calon jamaah umrah makin banyak. Maka pemerintahan harus memprioritaskan keberangkatan calon jamaah yang telah bayar ke pelaksana perjalanan umrah," ucapnya.

"Tetapi, harus juga ada publikasi masalah resiko kenaikan ongkos, karena kan perlu ada persyaratan karantina dari Pemerintahan Saudi waktu datang di situ, dan saat jamaah kembali lagi ke Indonesia," lanjutnya.

Rudi juga minta Pemerintahan Indonesia, dalam masalah ini Kementerian Agama untuk selekasnya pastikan tanggal tentu keberangkatan. Karena sampai sekarang, walau Arab Saudi telah mengatakan siap kembali terima jamaah Indonesia, tetapi tanggal tentu keberangkatan belum ditetapkan.

"Terhitung tehnis dan ketetapan penyelenggaraan umrah di tengah-tengah wabah yang diputuskan Arab Saudi," tutup Rudi

Editor: Nanang Habibi

Sumber: Dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X