• Sabtu, 4 Desember 2021

Ingin Ekonomi Sembuh, Holding BUMN di Bali Diminta Berperan Maksimal

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:09 WIB
Pariwisata Bali. Foto: Luh Suarning (I More)
Pariwisata Bali. Foto: Luh Suarning (I More)

IDPOST.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI Gde Sumarjaya Linggih, sampaikan supaya perbaikan perekonomian di Provinsi Bali bisa selekasnya sembuh, yakni dengan memaksimalkan peranan Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pariwisata.

Dikataknya, dengan kekuatan Indonesia, terutamanya Bali dalam membuat branding pariwisata yang bagus, karena itu bisa tingkatkan ekonomi nasional dan bisa mempunyai kebanggaan akan kualitas pariwisata Indonesia.

Baca Juga: Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, DPR RI: Prosedur Kesehatan Harus Diprioritaskan

"Kami harap, di Bali ini supaya ekonominya dapat selekasnya sembuh, dan tentu saja wujud super holding BUMN dapat cepat terjadi, hingga branding-branding pariwisata nasional, seperti perhotelan atau tujuan rekreasi, sanggup berkompetisi dengan branding-branding internasional," sebut Demer, panggilan dekat Gde Sumarjaya Linggih saat pimpin Lawatan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke Bali, Kamis (21/10/2021).

Demer sampaikan jika Komisi VI DPR RI memberikan dukungan BUMN dalam membuat beberapa cluster pariwisata, hingga kelak bisa menjadi besar, efektif, efisien, dan berkualitas.

Baca Juga: Darah Keluar Sebelum Persalinan, Nifas atau Istihadhah

"Terhitung nanti pariwisata di Indonesia ini akan sama-sama berintegrasi, misalkan dari penerbangan yang terpadu dengan tempat pariwisata atau tujuan. Dengan keintegrasian itu, akan terbentuk efektifitas, sebagaimana untuk hal pemasaran yang bisa diprioritaskan pada sebuah kanal," terang Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI itu.

Disamping itu, Demer sampaikan jika dibutuhkan referensi standard internasional di tujuan-destinasi pariwisata, fasilitas, atau beberapa produk dalam negeri, ingat kwalitasnya penting diingat, karena yang akan datang bisa banyak turis-turis luar negeri yang hendak lakukan rekreasi ke Indonesia.

Baca Juga: Hukum Menyambung Rambut

"Harus ada standar-standar yang disanggupi, misalkan pada hotel bintang tiga, harus juga penuhi standard internasional," pungkas Demer. Tetapi, legislator dapil Bali itu mengutamakan, pemerintahan perlu memerhatikan supaya standard itu tidak mematikan usaha kecil dan usaha menengah, hingga tidak mengusik kesejahteraan aktor Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Editor: Nanang Habibi

Sumber: Dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X