• Kamis, 2 Desember 2021

Pesepak Bola Wajib Dapat Pelindungan Sosial Ketenagakerjaan? Ini Penjelasan Staf Khusus Menaker

- Selasa, 23 November 2021 | 22:47 WIB
Potret aksi perjuangan Timnas Indonesia U-23 pada pertandingan leg kedua kontra Australia. (@PSII/Instagram)
Potret aksi perjuangan Timnas Indonesia U-23 pada pertandingan leg kedua kontra Australia. (@PSII/Instagram)

IDPOST.CO.ID Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) bersama pemerintah melalui Kemnaker mengharuskan pemain mendapat jaminan sosial (BPJS).

Para pesepak bola Indonesia masih belum mendapatkan perlindungan kesehatan dan kesejahteraan. Dilansir oleh IdPost.co.id dari akun resmi Instagram Kemnaker RI 23 November 2021.

Jika pesepak bola dilindungi BPJS, perlindungan akan lebih maksimal. Selain itu, pandangan pesepak bola bukan sebagai pekerja juga kerap membuat sejumlah klub "nakal" karena membayar gaji dibawah upah minium.

Baca Juga: Indonesia Lepas Pemberangkatan PMI Ke Taiwan, Menaker : Selamat Anak-anakku

Berdasarkan identifikasi dari Kemnaker, pesepak bola memenuhi syarat untuk dinyatakan sebagai pekerja.

"APPI menyampaikan pengaduan salah satunya soal kasus di Persegres," ujar Staf Khusus Kementrian Ketenagakerjaan, Dita Indah Sari.

"Ketika ada masalah soal upah dan hak-hak pemain yang tak dibayar, mereka mengadu ke dinas tenaga kerja setempat, tapi jawabannya 'ini kan hobi', jadi kami tak bisa intervensi," tuturnya.

Baca Juga: Lowongan Kerja Terkini Bulan Desember 2021, Menjadi Management Trainee di PT Pulau Sambu

"Kami merasa profesi pesepak bola harus diperbaharui di kalangan stakeholder dan pemerintah. Karena jika seperti ini terus, maka tak akan ada kemajuan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Khoirudin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Varian Omicron Ancam Indonesia Jelang Nataru

Rabu, 1 Desember 2021 | 01:00 WIB
X