• Kamis, 2 Desember 2021

KPK dan Kadin bentuk AKBU, Ini Tugas dan Fungsinya

- Jumat, 26 November 2021 | 13:35 WIB
Kerjasama KPK RI dengan Kadin (Dok. kpk.co.id)
Kerjasama KPK RI dengan Kadin (Dok. kpk.co.id)

IDPOST.CO.ID- Kerjasama antara Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) menghasilkan pembentukan unit baru yakni Direktorat Anti-Korupsi Badan Usaha (AKBU). Jakarta, Kamis, 25 November 2021.

Menurut ketua KPK RI Firli Bahuri menyampaikan Pembentukan AKBU tersebut sebagai bentuk Keseriusan KPK dalam mewujudkan pencegahan pemberantasan tindak pidana korupsi. Selain itu untuk mempermudah tugas pelaku usaha sesuai dengan kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Nagita Slavina Lahiran, Raffi Ahmad Unggah Momen Bahagia Bersama Anak Keduanya: Dedek Bayi R, Siapa Namanya?

“KPK berharap Kadin dapat memberikan peran yang sebesar-besarnya bagi kemajuan ekonomi bangsa Indonesia, serta tidak lagi melalaikan dan mengabaikan untuk melaksanakan praktik usaha yang bebas suap bebas korupsi,” paparnya.

Mengutip dari kpk.co.id, berdasarkan Peraturan KPK No. 7 Tahun 2020, Direktorat AKBU bertugas melakukan pemantauan dan pengkajian regulasi, melakukan analisis deteksi dan pemetaan praktik lawan korupsi, memberikan bimbingan teknis pembangunan sistem anti korupsi, serta melakukan monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi di sektor swasta.

Baca Juga: Putra Keduanya Lahir, Raffi Ahmad : Tambah Lagi Jagoan Papa di Andara

Unit ini berperan sebagai fasilitator bagi pelaku usaha dalam mengembangkan upaya-upaya anti korupsi terutama dalam mencegah terjadinya pemidanaan korporasi sebagaimana yang diatur dalam Perma No. 13 Tahun 2016.

Maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan para pelaku usaha menjadi alasan penting bagi KPK untuk melakukan pendekatan pencegahan korupsi pada sektor ini.

Baca Juga: KPK Gandeng Kadin, Ini Penyebabnya

Selaras dengan semangat KPK dalam upaya pencegahan korupsi sektor dunia usaha, Arsyad Rasyid menyampaikan komitmen untuk menciptakan ekosistem berusaha yang lebih baik, membentuk agen perubahan, dan menerapkan standar ISO (Badan penetap standar internasional) anti korupsi.***

Halaman:

Editor: Junaidi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Varian Omicron Ancam Indonesia Jelang Nataru

Rabu, 1 Desember 2021 | 01:00 WIB
X