• Senin, 17 Januari 2022

Omicron Virus Varian Baru dari Afrika Apa Bedanya Dengan Virus Delta

- Selasa, 30 November 2021 | 21:19 WIB
ilustrasi Virus covid -19 varian omicron (junaidi)
ilustrasi Virus covid -19 varian omicron (junaidi)

IDPOST.CO.ID- Pemerintah Indonesia rencanya akan melakukan kegiatan PPKM level 3 menjelang liburan natal dan tahun baru (nataru) 2022, termasuk membatasi wisatawan dari sujumlah negara sebelum muncul varian baru virus omicron dari negara Afrika, lalu apa perbedaanya virus varian delta dengan varian omicron.

Virus varian delta merupakan virus corona yang telah bermutasi, Virus varian delta ini muncul pertama kali di negara India kemudian menyebar dengan cepat hingga ke negara Indonesia. kemudian, saat ini kembali muncul virus varian omicron yang terdeteksi di negara afrika dan sampai saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pemerintah Indonesia apakah virus ini sudah masuk atau belum.

Pemerintah Indonesia saat ini masih berupaya membatasi pengunjung atau yang perjalanan dari negara Afrika itu. berdasarkan WHO virus emicron ini sangat beresiko menimbulkan lonjakan penularan ke seluruh dunia.

Baca Juga: Sehari Pasca Kepergian Ameer Azzikra, Syakir Daulay Akui Ditemui Sahabatnya Lewat Mimpi

Melansir dari covid19.go.id menjelaskan gejala covid-19 varian delta yang paling umum demam, batuk kering, dan rasa lelah. Sedangkan yang dialami sejumlah pasien yakni rasa nyeri, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare dan kehilangan indera rasa atau penciuman.

Gejala-gejala covid-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan rasa lelah. Gejala lainnya yang lebih jarang dan mungkin dialami beberapa pasien meliputi rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare, kehilangan indera rasa atau penciuman.

Orang yang sudah lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis penyerta seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan paru-paru, diabetes, atau kanker memiliki kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius.

Baca Juga: Penyanyi Dangdut Happy Asmara Tampil dengan Balutan Hijab, Netizen : Uayune Rek

Sedangkan untuk gejala virus varian omicron, melansir dari newssetup.kontan.co.id menjelaskan dari dokter Afrika Selatan yang pertama kali mendeteksi varian omicron menggambarkan sebagian besar pasien gejala virus ini sebagai suatu hal yang "sangat ringan".

kemudian, pasien tidak melaporkan sakit tenggorokan, melainkan tenggorokan gatal. Dia juga tidak mengalami batuk atau kehilangan rasa atau bau. Dokter asal Afrika itu juga mengatakan pada tanggal 18 November 2021 banyak pasien yang mengeluhkan gejala yang sangat mirip seperti rasa capek selama satu atau dua hari, badan sakit-sakit, dan sakit kepala.

Halaman:

Editor: Junaidi

Sumber: Covid19.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Nasehat Pulus Untuk Para Jemaat

Senin, 10 Januari 2022 | 16:23 WIB
X