• Kamis, 26 Mei 2022

Pengamat: Cek Ombak Isu Kudeta Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:26 WIB
Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar
Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar

IDPOST.CO.ID - Pengamat Sosial Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa memandang rumor kudeta/pelengseran Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar lewat Munaslub, cuma untuk menyaksikan reaksi khalayak atau cek ombak.

"Bisa saja ini cuma sisi dari cek ombak saja. Skema ini kan menyaksikan reaksi khalayak, bila biasa-biasa saja tidak diteruskan, bila rupanya responsnya lumayan baik, karena itu tentu terus digaungkan," kata Herry dikutip dari Suara.com jaringan IdPost.co.id.

Herry menjelaskan sebagian besar partai penah didera rumor kup lewat Munaslub, tidak kecuali partai Golkar. Karena katanya, hal itu sebagai sisi dari dinamika dan kuatnya demokrasi di partai politik.

Baca Juga: Hindari dan Jangan Konsumsi 6 Makanan Ini Karena Bisa Sebabkan Kanker Usus

"Golkar kan alami tentu saja dinamika semacam ini bukanlah hal baru untuk mereka," sebut ia.

Disamping itu, Herry menjelaskan kepimpinan Golkar sekarang ini tentu tidak lepas dari kontra dan pro. Masalahnya saat Airlangga jadi calon ketua umum, ada barisan yang lain melawan.

"Ditambahkan lagi masalah ketidaksamaan penglihatan pada penyalonan Airlangga jadi Calon presiden. Ini dapat membuat friksi di intern," tutur Herry.

Baca Juga: Cari Rumah di Tulungagung, Skandia House Bisa Jadi Pilihan

Karenanya Herry menyebutkan dengan sadar atau mungkin tidak, partai berlambang pohon beringin itu banyak memiliki pihak. Hingga bisa jadi ada kebutuhan dan opsi yang lain.

Awalnya, status Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto digoyangkan. Ada tim yang lain mengembuskan wawasan Permufakatan Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Hal tersebut dibetulkan Wakil Ketua Umum DPP partai Golkar HAM Nurdin Halid. Kata Nurdin, ada yang merencanakan mengudeta bangku ketua umum partai Golkar menjelang Pemilihan presiden.

Baca Juga: Bisa Digunakan Jadi Status Whatsapp atau Instagram, Berikut 40 Ucapan Hari Lahir Pancasila 2022

"Ada pergolakan intern, kita kan sedang temui tahun politik. Ini yang perlu diperhitungkan janganlah sampai Golkar dimasuki orang luar untuk mengusik kesolidan kader," tutur Nurdin.

Dia menjelaskan permufakatan nasional hebat pun tidak sembarangan diadakan. Ada bujet dasar/bujet rumah tangga yang atur hal tersebut.

Munaslub baru dapat diadakan jika ketua umum menyalahi AD/ART dan memundurkan diri. Atau ada halangan masih tetap karena kasus tindak pidana.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puan Pastikan DPR Sahkan Revisi UU PPP Hari Ini

Selasa, 24 Mei 2022 | 10:44 WIB

Asik, Indonesia Dapat Kuota Haji Terbanyak

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:59 WIB
X