• Sabtu, 2 Juli 2022

Daftar Haji Sekarang Berangkat 100 Tahun Lagi, Kemenag: Mekanisme aplikasinya demikian

- Kamis, 16 Juni 2022 | 20:38 WIB
Jadwal Tunggu Keberangkatan Haji (Pixabay)
Jadwal Tunggu Keberangkatan Haji (Pixabay)

IDPOST.CO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) angkat bicara berkenaan perkiraan keberangkatan haji di Indonesia yang hampir capai 100 tahun lama waktunya.

Bahkan dari informasi yang berkembang, beberapa provinsi di Indonesia tercata mempunyai daftar tunggu haji lebih dari 90 tahun.

Kasubdit Siskohat Ditjen PHU, Hasan Afandi menerangkan perkiraan keberangkatan haji di Indonesia mundur sampai beberapa puluh tahun karena bilangan bagi daftar haji didasari pada kuota haji pada tahun jalan.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Akan Informasi, IdPost.co.id Jalin Kerjasama dengan VOABaca Juga: Penuhi Kebutuhan Akan Informasi, IdPost.co.id Jalin Kerjasama dengan VOA

"Tahun ini kebenaran kuota haji Indonesia cuma 100.051 jamaah atau sekitaran 46 % dari kuota normal pada beberapa tahun awalnya," tutur Hasan Afandi.

Hasan menerangkan, bilangan asumsi yang dipakai sebagai bilangan bagi sebelumnya ada kejelasan kuota penyelenggaran haji 1443 H pada Mei 2022 memakai kuota berdasar MoU penyelenggaraan haji 2020.

Adapun kuota penyelenggaraan haji 2020 lalu ialah sekitar 210 ribu jamaah. Tetapi kuota ini diurungkan pergi karena wabah Covid-19.

Baca Juga: Bursa Kadidat Calon Ketua IKA PMII Blitar Semakin Dinamis, Banyak Nama Baru Bermunculan

Sesudah ada kejelasan kuota haji 1443 H, bilangan bagi alami rekonsilasi. Berikut yang mengakibatkan perkiraan keberangkatan makin lama karena bilangan bagi alami rekonsilasi.

"Saat kuota turun, automatis perkiraan keberangkatan akan naik," katanya.

Perkiraan keberangkatan ini terus akan jalan sampai ada kejelasan kuota haji pada 1444 H atau 2023 kedepan. Bila tahun depannya kuota haji normal kembali, karena itu perkiraan keberangkatan akan balik alami rekonsilasi.

Baca Juga: Jenazah Eril akan Dikebumikan di Pemakaman Keluarga Cimaung Bandung

Hasan memperjelas, peralihan perkiraan keberangkatan bukan lantaran ada peningkatan jumlah pendaftar dalam periode Mei sampai Juni 2022.

"Jika kuota nasional 100 % kembali, automatis perkiraan keberangkatan sesuaikan kembali. Mekanisme aplikasinya demikian," tegasnya.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 3 Wilayah di Papua Jadi Otonomi Baru

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:09 WIB

Heboh Bule sobek Al Quran: Emang Kenapa?

Rabu, 29 Juni 2022 | 07:21 WIB

Pesan Ganjar Kepada Para Jomblo yang Ngebet Nikah

Minggu, 26 Juni 2022 | 07:58 WIB

Buaya Seberat 1 Ton Berhasil Ditangkap Warga Buton

Minggu, 26 Juni 2022 | 07:08 WIB
X