• Sabtu, 2 Juli 2022

Semarang Banjr, Warganet Sentil Ganjar yang Asik Kuda-kudaan

- Rabu, 22 Juni 2022 | 09:43 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

 

IDPOST.CO.ID - Banjir Semarang kembali jadi perhatian khalayak karena menggenangi tempat Dermaga Tanjung Emas Semarang.

Beberapa ribu karyawan yang bekerja di tempat Dermaga Tanjung Emas mau tak mau rasakan imbas akibat banjir rob itu.

Sontak saja berita itu jadi ramai dibicarakan di sosial media.

Baca Juga: PBB Sebut Dunia Maya dan Medsos Perburuk Ujaran Kebencian

Seorang warganet nama account @Lelaki_5uny1 ikut menyorot kondisi banjir Semarang dengan menyentuh Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo.

Warganet itu tuliskan komentarnya lewat account Twitternya yang diupload pada Selasa 21 Juni 2022.

Dalam uploadnya, warganet itu menyertakan sebuah video yang tampilkan Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Terlilih Jadi Ketua IKA PMII Blitar Raya, Hesti: Pentingnya Kolaborasi

Dalam video itu, Ganjar Pranowo terlihat ikuti beberapa masyarakat yang menari "jaranan" atau kuda lumping.

Ganjar Pranowo yang menggunakan kaos warna merah jadi perhatian dan dikerumuni masyarakat sekitaran tempat mereka menari "jaranan".

Adapun warganet @Lelaki_5uny1 memberi komentar dengan menyentuh Ganjar Pranowo tidak mengurus banjir Semarang.

Baca Juga: Daftar Haji Sekarang Berangkat 100 Tahun Lagi, Kemenag: Mekanisme aplikasinya demikian

Selanjutnya, warganet itu menambah jika Ganjar malah asyik bermain kuda-kudaan.

"Bukanlah banjir semarang yang diurusn, den bokep justru asyik main kuda-kudaan," catat account @Lelaki_5uny1.

Dalam pada itu, beberapa karyawan di tempat Dermaga Tanjung Emas, Semarang, harus pulang kerja dengan keadaan celana basah walau banjir rob mulai kering.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Akan Informasi, IdPost.co.id Jalin Kerjasama dengan VOA

Dikutip dari detik.com, kubangan air di jalan teritori industri Lamicitra masih dengan tinggi lutut orang dewasa atau diprediksi 30 cm.

Disebut, beberapa ribu karyawan cari nafkah di tempat yang tergenangi air itu.

"Sebetulnya terusik, karena kan jalan lelah," kata Isa Munica saat dijumpai di muka teritori Lamicitra, Dermaga Tanjung Emas, Semarang, Selasa 21 Juni 2022 jam 17.00 WIB.

Umumnya, Isa pergi dan pulang kerja dengan menunggangi motor, tetapi sekarang motornya berhenti sesudah terimbas banjir rob tempo hari.

Baca Juga: Ketua FPI Bantah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Isa sekarang cemas dengan ongkos service motor yang saat banjir awalnya capai Rp 500 ribu.

"Jika tempo hari sich masih murah, tidak tahu sekarang ini. 500-an, kan motornya tidak motor matik," bebernya.

Karyawan lain namanya Wahyu mempunyai kekuatiran yang serupa. Motornya yang baru diservis habiskan dana Rp dua juta sekarang kembali berhenti.

Baca Juga: Sebut Pendukung Anis Baswedan Suka Like Bokep, Netizen: muka bokep berkedok agama

"Ongkos motor kan besar sekali, Rp dua juta belum hidup motornya," kata Wahyu.

Dianya akui depresi karena beberapa kubangan imbas rob di situ sering terjadi. Walau demikian dianya masih tetap usaha untuk nikmati untuk memberikan nafkah keluarganya.

"Buat depresi, tetapi kita cicipi," katanya.

Kubangan bukan hanya sisa di jalan teritori Lamicitra. Titik lain kubangan kelihatan di tempat masuk penumpang Dermaga Tanjung Emas.

Baca Juga: Gelar Deklarasi Calon Ketua IKA PMII Blitar, Masrukin: Saya sudah siap lahir bathin

Tetapi, kubangan di sama tidak begitu tinggi dan diprediksi 10 cm sampai 20 cm.

Halaman:

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 3 Wilayah di Papua Jadi Otonomi Baru

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:09 WIB

Heboh Bule sobek Al Quran: Emang Kenapa?

Rabu, 29 Juni 2022 | 07:21 WIB

Pesan Ganjar Kepada Para Jomblo yang Ngebet Nikah

Minggu, 26 Juni 2022 | 07:58 WIB

Buaya Seberat 1 Ton Berhasil Ditangkap Warga Buton

Minggu, 26 Juni 2022 | 07:08 WIB
X