• Minggu, 14 Agustus 2022

Buaya Seberat 1 Ton Berhasil Ditangkap Warga Buton

- Minggu, 26 Juni 2022 | 07:08 WIB
Ilustrasi seekor buaya muara terlihat berkeliaran di sekitar permukiman penduduk dan sekolah dasar di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Warga khawatir buaya menyerang anak-anak. (Pixabay.com)
Ilustrasi seekor buaya muara terlihat berkeliaran di sekitar permukiman penduduk dan sekolah dasar di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Warga khawatir buaya menyerang anak-anak. (Pixabay.com)

IDPOST.CO.ID - Masyarakat di Desa Ambuau Cantik, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, tangkap satu ekor buaya raksasa sejauh 4,3 dengan berat sekitaran 1 ton.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Baubau BKSDA Sultra Prihanto menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan buaya itu diamankan masyarakat dusun di tempat saat diketemukan disekitaran bantaran sungai tidak jauh dari pemukiman masyarakat.

"Buaya itu dicemaskan kelak akan mencelakakan warga sekitaran situ, jadi mereka memiliki inisiatif untuk tangkap buaya itu dengan alat seadanya dengan tali nilon.

Baca Juga: Sadis, Anak Gadis di Celegon Dicabuli Calon Ayahnya

Sesudah diamankan dan diikat dengan seadanya selanjutnya mengontak kami untuk dilaksanakan penyelamatan," ucapnya dikutip Antara, Sabtu, 25 Juni.

Tim penyelamat sekitar 6 orang dari BKSDA Sultra Wilayah I Baubau lalu diturunkan untuk lakukan penyelamatan.

Buaya itu diperhitungkan dari sungai di dusun di tempat karena diketemukan pas disekitaran bantaran sungai.

Baca Juga: Gibran Terpilih Jadi Ketua Inaspoc: Saya Langsung Ketemu Erick Thohir

"Buaya itu dari sungai karena sekian hari ini di situ kerap hujan hingga sungai di daerah itu melimpah. Maka peluang buaya itu dari sungai itu karena diketemukan di bantaran sungai," katanya.

Sesudah pihaknya datang di lokasi itu selanjutnya dilaksanakan penyelamatan buaya itu ditolong Koramil, Polsek, pemerintahan desa dan warga di tempat.

Buaya itu sukses dievakuasi sepanjang dua jam semenjak jam 13.00 Wita sampai jam 15.00 Wita karena ukuran yang lumayan besar.

Baca Juga: Raffi Ahmad Jemput Ronaldinho dengan Rolls Royce

Dia menjelaskan, buaya tersebut lantas dibawa ke Baubau dan seterusnya akan dibawa di BKSDA Sultra di Kota Kendari untuk dilepaskan ke komunitasnya.

"Untuk dilepaskan di mana, kelak kita akan koordinasikan dengan rekan-rekan BKSDA di Kendari, apa ingin ditempatkan di titik penangkaran atau kita lepasliarkan di komunitas alamnya yang aman dan jauh dari permukiman warga, kelak faksi Balai yang hendak tentukan itu," katanya.

BKSDA menghimbau ke warga supaya kurangi kegiatan sepanjang musim hujan khususnya di lokasi sebagai komunitas buaya intinya pada malam hari.

Baca Juga: Terpilih Jadi Ketua INASPOC, Gibran Naik Pitam: Sini Gantikan Saya

"Kami telah lakukan penerangan ke warga supaya kurangi kegiatan sepanjang musim hujan khususnya di lokasi sebagai komunitas buaya itu, kurangi kegiatan seperti memancing, mandi di sungai sebagai komunitas buaya ditambah pada malam hari," kata Prihanto.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Oknum DPRD Sampang Diduga 'Jotos' Anggota LSM

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:09 WIB
X