• Minggu, 14 Agustus 2022

Amerika Serikat Cabut UU Aborsi, Jerry Massie: Kemenangan Kaum Konservatif

- Senin, 27 Juni 2022 | 09:19 WIB
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie tangapi arogansi Gubernur Jawa Tengah Ganjar kepada warga Wadas
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie tangapi arogansi Gubernur Jawa Tengah Ganjar kepada warga Wadas

IDPOST.CO.ID -Kelompok anti aborsi di Amerika Serikat (AS) rayakan kemenangan paling besar di era ini.

Pasalnya Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat mencabut UU Aborsi yang polemis yang bertahan nyaris 50 tahun.

Menurut ahli Politik Amerika Serikat (AS) DR Jerry Massie PhD, Presiden Donald Trump salah satunya penentang khusus aborsi.

Baca Juga: Pesan Ganjar Kepada Para Jomblo yang Ngebet Nikah

"Melalui slogannya American First and Make America Great Again (MAGA) yang pro kehidupan, pro Amerika, pro senjata api, pro kulit putih dan pro nilai-nilai Amerika. Saya berpikir ini tekad Trump yang terlambat semenjak ia memegang pada 2016 lalu," kata Jerry.

Memang katanya, semenjak UU aborsi dilaksanakan di tahun 1973 ada sekitaran 60an juta janin yang dibunuh di Amerika.

Alasan utama Supreme Court atau SCOTUS membalikan UU Roe vs Wade tersebut lantaran di Mahkamah Agung AS dikuasai kelompok konservatif pro kehidupan.

Baca Juga: Bukan Rahasia, Berhubungan Seks dengan Pasangan Bisa Menurunkan Depresi

"Saat George Bush menjabat  presiden, dia mengangkat Jhon Roberts dan Clarance Thomas, sedangkan di era pemerintahan Donald Trump ada 4 hakim yang diangkat diantaranya Neil Gorsuch, Samuel Alito, Brett Kavanaugh dan terakhit Hakim Agung perempuan Amy Coney Barrett," ujar pakar politik dari American Global University ini.

Sementara keputusan yang diambil yang mana, Supreme Court memgembalikan UU ini kepada negara-negara bagian.

"Red state atau negara bagian yang dikendalikan  Partai Republik mulai Gubernur, Senat dan DPR akan membuat aturan ketat terkait UU Aborsi atau hukuman akan menanti bagi para pelaku aborsi antara lain Texas, Florida, Arkansas, Missisippi, Kansas, Missouri, Alabama, Utah, South Carolina, Georgia, Arizona, Oklahoma, Montana, sampai Virginia," jelas Jerry.

Baca Juga: Wirda Mansur Ngaku Pernah Ketemu BTS, Netizen: Halunya lancar sekali ya

Hal ini merupakan keuntungan bagi GOP akan memenangkan pemilihan ‘mid term’ senat dan DPR pada bulan November 2022 mendatang.  Dia mengingatkan, Amerika sebetulnya negara teokrasi lantaran slogan mereka adalah One Nation Under God, God Bless America and In God We Trust dan bahasa latin Minus Malum.

"Saya prediksi 30 sampai 40 kursi mereka akan menang di DPR dan 5 sampai 7 kursi di Senat," kata dia.

Ditambahkannya, pada tahun 1973 ada 7 hakim yang menyetujui dan 2 hakim dissenting opinion. Hanya Hakim Bryon White dan William Rehnquist yang tak memberikan tanggapan.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Oknum DPRD Sampang Diduga 'Jotos' Anggota LSM

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:09 WIB
X