• Kamis, 1 Desember 2022

Dua Korban Pelecehan Seksual Beberkan Kejahatan Pendiri Sekolah SPI Dihadapan Deddy Corbuzier

- Kamis, 7 Juli 2022 | 10:25 WIB
Korban yang mengaku dilecehkan oleh motivator Julianto Eka Putra berikan penjelasan kenapa dirinya tidak memutuskan untuk keluar dari SMA SPI (Tangkap layar  Youtube - Deddy Corbuzier)
Korban yang mengaku dilecehkan oleh motivator Julianto Eka Putra berikan penjelasan kenapa dirinya tidak memutuskan untuk keluar dari SMA SPI (Tangkap layar Youtube - Deddy Corbuzier)

IDPOST.CO.ID - Dua korban penghinaan seksual atau kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Malang, Jawa Timur memaparkan bagaimana biadabnya tingkah laku pelaku. Hal tersebut diutarakan dalam podcast Deddy Corbuzier.

Keduanya bercerita bagaimana pertama kali aktor yang tidak lain pendiri atau pemilik SPI membujuk sampai lakukan rudapaksa ke salah satunya pada mereka.

Seorang korban yang kenakan jaket warna abu-abu bercerita, awalannya dia diundang dan dikasih motivasi oleh aktor, yang berinisial JE. Dia dicecar dengan kalimat motivasi.

Baca Juga: Rekam Jejak Perdagangan Senjata dan Aminisi di Papua

Selesai memberi kalimat motivasi, JE selanjutnya merengkuhnya.

"JE ngomong kira saya seperti ayahmu sendiri. Kan saya memanglah tidak ada ayah semenjak saya SD," katanya.

Saat dipeluk juga dia tidak memandang hal tersebut sebagai suatu hal yang aneh. Apa lagi waktu itu dia tengah rindukan kedatangan figur seorang ayah.

Baca Juga: Demokrat Ajak Golkar Berkoalisi, Ace Hasan Syadzily: Rasanya Tidak Mungkin

Tetapi, sesudah merengkuh, JE malah mencium pipinya. JE bahkan juga masih ucapkan kalimat manis padanya.

Halaman:

Editor: Nanang Habibi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X