• Sabtu, 1 Oktober 2022

Polemik Pembekuan SK Kepengurusan, Presiden BEM UNU Blitar Sebut Pihak Kampus Terkesan Otoriter

- Minggu, 4 September 2022 | 15:07 WIB
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar Diah Rizky Amalia
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar Diah Rizky Amalia

IDPOST.CO.ID - Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar Diah Rizky Amalia menyebut pihak kampus terkesan otoriter.

Sikap otoriter lanjut Diah nampak jelas dari pembekuan SK kepengurusan BEM dan DPM sepihak.

"Pembekuan organisasi kemahasiswaan seperti BEM dan DPM merupakan sebuah sikap otoriter kampus," kata Diah.

Baca Juga: Wakil Rektor 3 UNU Blitar Bantah Pencabutan SK BEM dan DPM Terkait Transparansi Dana

Dijelaskanya SK kepengurusanya memang sudah habis, akan tetapi pihak kampus telah memperpanjang Sknya.

"Benar SK kepengurusan kami sudah habis. Tapi pihak kampus memperpanjang SK kami sampai diterbitkanya SK berikutnya," katanya.

Diah menduga pembekuan SK kepengurusanya dibekukan karena pihaknya menanyakan tentang transparansi dana PKKMB, PKL, KKN dan wisuda.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Korupsi Saat Ini Lebih Parah dari Orde Baru

"Dugaan kami, pembekuan SK tersebut karena kami dari BEM dan DPM menanyakan tentang transparansi dana ke pihak kampus," ucapnya.

Halaman:

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RSUD Mohammad Zyn Sampang Sosialisasikan Program UHC

Selasa, 20 September 2022 | 20:52 WIB

Jokowi Ingin Penyaluran BLT BBM dan BSU Tepat Sasaran

Minggu, 18 September 2022 | 11:35 WIB

Gegara Istri Suka Mabuk, Seorang Suami Curhat Alami KDRT

Minggu, 11 September 2022 | 18:23 WIB

Cek Namamu Segera, Dapat Bansos BLT BBM Atau Tidak

Selasa, 6 September 2022 | 15:12 WIB
X