• Sabtu, 4 Desember 2021

Muhaimin Iskandar Siap Maju Pilpres 2024 Kalau Peta Politik Tidak Berubah

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:01 WIB
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. (DPR RI Ist/Man)
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. (DPR RI Ist/Man)

IDPOST.CO.ID - Ketua Umum Partai Kebangunan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin akui siap maju jadi capres (calon presiden) di Pemilihan presiden 2024.

Tetapi, dia memperjelas, keputusan resminya harus menyaksikan perubahan keadaan politik pada hari kedepan.

"Ya saya pikir itu sebagai rintangan, saya siap. Tetapi harus bersabar dahulu karena Pemilihan presiden [2024] masih lama. Kita nantikan perubahan kelak seperti apakah berkaitan peta politiknya," tutur pemilik panggilan dekat Cak Imin itu ke reporter, Senin (18/10/2021).

Baca Juga: Takut Tak Lucu, Jadi Alasan Bintang Emon Tak Ambil Job Stand Up Comedy

Menurut dia, kader PKB di semua wilayah terus menggerakkan dianya untuk maju sebagai calon presiden di Pemilihan presiden 2024.

PKB juga, lanjut ia, terus akan berbicara untuk menggalang kemampuan atau buka kesempatan konsolidasi dengan parpol lain.

Cara itu, katanya, harus dilakukan ingat PKB tidak dapat mengangkat calon presiden sendiri di Pemilihan presiden 2024.

Baca Juga: Diisukan Jadi Pelakur, Thalita Latief : Orang-orang terdekat yang Tahu

"Sampai sekarang ini, pengurusan PKB di beberapa daerah masih kompak apabila nanti maju karena itu untuk cari figure Calon presiden, PKB akan bekerjasama dengan partai politik yang lain untuk bergabung," katanya.

Awalnya, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid sampaikan jika partainya buka kesempatan bergabung dengan Partai Gerindra susul keinginan Prabowo Subianto maju lagi dalam kontestasi pemilihan presiden 2024.

PKB ingin buka peluang untuk mengangkat Cak Imin sebagai pengiringnya.

Baca Juga: Tak Ingin Ada Gelombang ke 3, Satgas Covid Banyuwangi Minta Masyarakat Patuh Prokes

"Terbuka konsolidasi PKB dengan Gerindra, tetapi perlahan-lahan harus diatur jadwal dan figure yang diharap rakyat," tutur, Selasa (12/10/2021).

"Pasangan Muhaimin-Prabowo kemungkinan atau Prabowo-Muhaimin barangkali terjadi. Yang perlu bisa merampas hati rakyat dan menang terima instruksi," sambungnya.

Menurut Jazilul, keinginan Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai presiden membuat arah politik makin terpetakan.

Baca Juga: Terima Kunjungan Menlu Malaysia, Jokowi Sebut Jalinan Harus Diperingatkan

PKB, katanya, bisa menghitung kondisi pengalaman dari pemilihan presiden awalnya.

Berdasar survey Saiful Mujadi Research and Consulting, 15-21 September, Muhaimin Iskandar cuman raih 0,8 % support informan, atau 17 tingkat di bawah Prabowo Subianto yang mendominasi hasil survey dan sama dengan Puan Maharani.

Instansi Survey Centre for Indonesia Taktikc Actions (CISA), yang di-launching pada September, mengutarakan Imin raih 5 % atau rangking ke-8.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibas Ingin Pembangunan Kembali Berkelanjutan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:40 WIB
X