• Minggu, 14 Agustus 2022

Kepuasan Jokowi Merosot Drastis Dinilai Jadi Cerminan Kekecewaan Ibu-ibu

- Selasa, 17 Mei 2022 | 15:19 WIB
Juru Berbicara PKS Kurniasih Mufidayati menjelaskan, turunnya tingkat kepuasan pada Presiden Joko Widodo sampai titik terendah dalam enam tahun akhir.
Juru Berbicara PKS Kurniasih Mufidayati menjelaskan, turunnya tingkat kepuasan pada Presiden Joko Widodo sampai titik terendah dalam enam tahun akhir.

IDPOST.CO.ID - Juru Berbicara PKS Kurniasih Mufidayati menjelaskan, turunnya tingkat kepuasan pada Presiden Joko Widodo sampai titik terendah dalam enam tahun akhir.

Hal tersebut karena lanjutnya, cerminan kekecewaan golongan ibu dan keluarga dengan pengatasan naiknya harga-harga dasar, khususnya minyak goreng.
Karenanya, pemerintahan seharusnya jaga harga keperluan primer masih tetap konstan.

"Kami peringatkan jangan sampai bermain dan tidak serius yang berkaitan dengan keperluan keluarga apa lagi keperluan primer," kata Kurniasih dalam info jurnalis, Senin 16 Mei 2022.

Baca Juga: Golkar, Pan dan PPP Bentuk Koalisi, Lodewijk F Paulus: Kita Harap Partai Lain Gabung

Politisi Partai NasDem, Saan Mustopa menjelaskan, penemuan Instansi Survey Tanda Politik Indonesia jika tingkat kepuasan pada Presiden Joko Widodo menurun jadi 58, sebagai hal umum. Pada umumnya, Saan mengatakan, kepuasan pemerintahan masih bagus.

"Ada fluktuasi pada tingkat kepuasan khalayak pada performa pemerintahan dan fluktuasi itu pasti dikuasai oleh desas-desus yang berkembang," katanya.

Politisi PDIP Hendrawan Soepratikno menjelaskan, hasil survey itu bukanlah hal hebat.

Baca Juga: Memasuki Musim Kemarau, Begini Cara Agar Tubuh Tetap Segar Tanpa AC

Tetapi, dia menjelaskan, memberi beberapa catatan diantaranya koordinir peraturan pajak, moneter, tata niaga (export, import dan distribusi) harus dipertingkat.

Selanjutnya, peraturan lintasi kementerian/instansi harus juga digabungkan.
"Pemerintahan harus satu bahasa. Tidak boleh berbeda, bergantung menterinya dari partai politik mana," katanya.

Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira merekomendasikan pemerintahan secepat-cepatnya turunkan harga bahan dasar supaya bisa membenahi tingkat kepuasan pada Jokowi.

Baca Juga: Terkenal Sebagai Lokasi Mistis, Begini Sebenarnya Alas Purwo

Apa lagi, dia menambah, peningkatan harga tidak searah dengan ketersedian lapangan pekerjaan.

Direktur Eksekutif Tanda Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, pengurangan tingkat kepuasaan pada Jokowi ini kali disebabkan karena ketimpangan di antara harapan peraturan dan realita di atas lapangan berkaitan pengatasan minyak goreng.

"Sebagian besar masih alami kesusahan mendapatkan minyak goreng walau turun besar sekali, dan sebagian besar alami kesusahan karena harga kurang dapat dijangkau," katanya Minggu 15 Mei 2022.

Baca Juga: Sebelum ke Bali, Berikut Daftar Wisata di Banyuwangi yang Wajib di Kunjungi

Hasil survey memperlihatkan support warga pada Kejaksaan Agung untuk menyelesaikan kasus sangkaan korupsi crude palm oil (CPO).

Disamping itu, warga cukup yakin jika hakim di pengadilan akan jatuhkan hukuman secara adil dalam kasus diartikan.

Sekarang ini, Kejaksaan Agung telah memutuskan empat terdakwa berkaitan sangkaan praktek mafia minyak goreng lewat kongkalikong export crude palm oil (CPO).

Baca Juga: 7 Film Horor yang Wajib Dilihat Saat Malam Jumat

ereka ialah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrashari Wisnu Wardhana, Senior Manajer Corporate Affairs Permata Hijau Grup Stanley MA, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor (MPT), dan General Manajer sisi General Affairs PT Musim Mas Pierre Togar Sitanggang.

Beskal Agung RI Sanitiar Burhanuddin pastikan korps-nya akan menyelesaikan kasus sangkaan korupsi pemberian sarana export CPO dan turunannya sampai ke pengadilan, dan jatuhkan hukuman secara adil.

"Hasil survey itu tentu saja akan jadi motivasi untuk bekerja lebih bagus seperti keinginan warga," tutur Burhanuddin

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahas Peluang Pemilu 2024, PKS dan Golkar Makin Mesra

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:15 WIB
X