• Minggu, 14 Agustus 2022

Kehadiran Ganjar ke Rakernas Projo, NasDem: Itu Hanya Protokoler Bukan Sinyal Dukungan

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:39 WIB
Politisi NasDem Saan Mustopa merasa tidak melihat pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Rapat kerja nasional V Pro Jokowi (Projo) sebagai signal ada support untuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo maju sebagai capres 2024. (Facebook Dewan Pimpinan Pusat Projo)
Politisi NasDem Saan Mustopa merasa tidak melihat pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Rapat kerja nasional V Pro Jokowi (Projo) sebagai signal ada support untuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo maju sebagai capres 2024. (Facebook Dewan Pimpinan Pusat Projo)

IDPOST.CO.ID - Politisi NasDem Saan Mustopa merasa tidak melihat pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Rapat kerja nasional V Pro Jokowi (Projo) sebagai signal ada support untuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo maju sebagai capres 2024.

Walau kedatangan Ganjar di Rapat kerja nasional dihubungkan dengan pengakuan Jokowi yang minta sukarelawan tidak terburu-buru walau kemungkinan yang disokong berada di lokasi, tetapi Saan tidak menyaksikan itu sebagai satu signal.

Menurut Saan, kehadiran Ganjar di Rapat kerja nasional Projo sendiri tidak lebih dari sekedar prosedurer dari Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah. Ingat penerapan Rapat kerja nasional di Magelang.

Baca Juga: Signal Jokowi Dukung Ganjar Pranowo Maju Capres, Emrus Sihombing: Hanya Asumsi BelakangBaca Juga: Puan Pastikan DPR Sahkan Revisi UU PPP Hari Ini

"Jika menurut saya itu masalah prosedurer saja. Pak Jokowi tiba ke Jawa Tengah, ya Gubernur Jawa Tengah sebagai prosedurer harus menemani," kata Saan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Saan sendiri tidak paham dan malas menambahi lebih jauh bila ada tafsiran yang menyebutkan pengakuan Jokowi itu sebagai signal support untuk Ganjar.

"Ada yang menerjemahkan saya tidak paham ya, saya sich menyaksikannya dari segi prosedurer saja," tutur Saan.

Baca Juga: Erick Tohir Harap Relawan Jokowi Tetap Satu Pintu

Pidato Jokowi di Rapat kerja nasional Projo

Awalnya, Jokowi beberapa parpol (partai politik) mulai memperlihatkan suportnya pada figur-figur tertentu. Tetapi ia minta sukarelawan Projo tidak untuk terburu-buru lakukan hal sama.

"Masalah politik ojo kesusu sik, tidak boleh terburu buru," tuturnya.

Walau figur yang hendak disokong Projo telah ada, Jokowi minta beberapa sukarelawan untuk bersabar sampai waktu yang akurat.

Baca Juga: Asik, Indonesia Dapat Kuota Haji Terbanyak

Dianya sebagai Dewan Pembimbing Projo akan cari beragam saran sukarelawan, dimulai dari tingkat atas sampai paling bawah.

"Keputusan akan saya dengar dari bapak-ibu [relawan]. Semua saya mengajak berbicara, tidak boleh terburu-buru karena dinamika politik saat ini belum juga tahu. Partai apa mencalonkan siapa belumlah jelas hingga janganlah sampai salah [memilih]. Jika sudah ada [calon yang jelas], saya jadi nikmat [menyebut nama], jika ndesek (menekan-red) saya, saya kelak keprucut (salah omong-red). Satu kali lagi ojo kesusu disik," pungkasnya.

Reaksi Ganjar

Berkaitan itu, Ganjar Pranowo sudah membuka suara berkaitan rumor mendapatkan support dari Presiden Jokowi dalam kontestasi politik 2024 kedepan.

Baca Juga: Maudy Ayunda dan Jesse Choi Menikah, Publik Terharu dengan Pesan Cinta Jesse Choi

Ganjar yang diverifikasi selesai mendatangi penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (Hc) Menteri Perhubungan (menhub) RI, Budi Kreasi di UGM, Senin 23 Mei 2022 juga sampaikan komentarnya. Dianya akui pilih tidak optimis jika figur yang disebutkan Jokowi ialah dianya.

"Saja ke-geeran ta (terlampau yakin diri-red) to," bebernya.

Menurut Ganjar, tidak cuma ia yang datang dalam Rapat kerja nasional itu. Beberapa nama besar ikut juga datang dalam Rapat kerja nasional itu seperti Staff Kepresidenan Moeldoko sampai Ketua Umum Projo Budi Ari Setiadi.

Baca Juga: 7 Pantun Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2022 yang Cocok Dijadikan Story WA dan IG

Disamping itu hadirnya dalam Rapat kerja nasional itu bukan tanpa argumen. Sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar tiba menemani Presiden yang datang pada acara di salah satunya kabupatennya.

"Tempo hari saya datang karena saya ialah gubernur Jawa Tengah, lokasi itu berada di Jateng. Ada lawatan presiden ya saya datang, di [rakernas] situ kan banyak yang datang," terang Ganjar." pungkasnya.

Ganjar pahami jika Jokowi minta beberapa sukarelawan tidak untuk tergesa-gesa dalam tentukan calon nama yang hendak disokong dalam Pemilihan presiden kedepan. Apa lagi peta politik di Indonesia, sama seperti yang dikatakan Jokowi belumlah jelas sampai sekarang ini.

Baca Juga: Erick Tohir Harap Relawan Jokowi Tetap Satu Pintu

"Ya itu kan tujuannya saja banter-banter, engko nek nabrak pie," katanya sambil bergurau.

Halaman:

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahas Peluang Pemilu 2024, PKS dan Golkar Makin Mesra

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:15 WIB
X