• Kamis, 1 Desember 2022

Putin Tidak Hadiri KTT G20 Bali

- Sabtu, 12 November 2022 | 16:59 WIB
Orang-orang berjalan di gerbang utama Kraton, yang juga dikenal sebagai Keraton Yogyakarta, di Yogyakarta pada 30 Oktober 2022, yang telah disiapkan untuk menyambut KTT G-20 mendatang di Bali, 14-16 November 2022 (Voa.com)
Orang-orang berjalan di gerbang utama Kraton, yang juga dikenal sebagai Keraton Yogyakarta, di Yogyakarta pada 30 Oktober 2022, yang telah disiapkan untuk menyambut KTT G-20 mendatang di Bali, 14-16 November 2022 (Voa.com)

IDPOST.CO.ID INTERNASIONAL-Indonesia, tuan rumah KTT G-20 telah mengkonfirmasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan menghadiri pertemuan dua puluh ekonomi terbesar dunia secara langsung, yang dimulai pada 15 November di Bali.

Moskow akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Jodi Mahardi, juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi kepada VOA. Putin mungkin “berpartisipasi secara online dalam salah satu pertemuan,” tambahnya.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan Nasional, 3.219 Meter Bendera Merah Putih Terbentang di Jembatan Suramadu

Partisipasi virtual Putin mungkin merupakan skenario terbaik untuk Jakarta, yang berada di bawah tekanan diplomatik ekstrem dari Barat untuk membatalkan undangannya kepada pemimpin Rusia di tengah perang yang sedang berlangsung di Ukraina. Presiden Indonesia Joko Widodo telah menolak tekanan tersebut dan malah mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk berpartisipasi meskipun Ukraina tidak menjadi anggota.

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, mengatakan kepada VOA bahwa Presiden Zelenskyy “pasti” berpartisipasi tetapi masih belum ada konfirmasi apakah dia akan melakukannya secara langsung atau virtual.

Awal pekan ini, Jokowi mengatakan dia telah berbicara melalui telepon dengan rekan-rekannya, Putin dan Zelenskyy, dan bahwa kedua pemimpin telah mengatakan kepadanya bahwa mereka akan hadir “jika kondisinya memungkinkan,” tanpa merinci seperti apa kondisi itu.

Lavrov dari Rusia juga akan menghadiri KTT mitra ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, antara 10-13 November. Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba juga diharapkan menghadiri pertemuan tersebut.

Baca Juga: Tersangka Korea Utara Sanksi Pelanggaran di Singapura, Kata Polisi

Dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen awal bulan ini, Zelenskyy telah meminta untuk menyampaikan pernyataan video selama KTT ASEAN dan menegaskan kembali keinginan Ukraina untuk menjadi mitra dialognya. Namun, tidak jelas apakah blok tersebut, yang membutuhkan konsensus untuk membuat keputusan akhir, akan menyetujui penampilan video Zelenskyy.

Pa Chanroeun, seorang analis di lembaga think tank Cambodian Institute for Democracy, mengatakan tidak mengherankan jika anggota ASEAN menolak partisipasi Zelenskyy karena tidak semua anggotanya memilih untuk mengecam agresi Rusia di Ukraina di PBB.

Halaman:

Editor: Junaidi

Sumber: Voa.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putin Tidak Hadiri KTT G20 Bali

Sabtu, 12 November 2022 | 16:59 WIB

Bupati Sampang ucapkan Selamat ke GP Ansor dari Mekkah

Kamis, 22 September 2022 | 20:39 WIB

Terpopuler

X