• Kamis, 1 Desember 2022

Ahmad Nawardi Luncurkan Buku Berjudul Parlemen Jalanan ke Parlemen Senayan

- Kamis, 17 November 2022 | 23:28 WIB
Senator anggota DPD RI asal Provinsi Jatim Ahmad Nawardi menyerahkan buku perdananya pada Wagub Jatim  (Junaidi)
Senator anggota DPD RI asal Provinsi Jatim Ahmad Nawardi menyerahkan buku perdananya pada Wagub Jatim (Junaidi)

IDPOST.CO.ID SURABAYA- Senator Dewan Perwakilan Daerah Repuplik Indonesia (DPD RI ) dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) Ahmad Nawardi meluncurkan buku berjudul Parlemen Jalanan ke Parlemen Senayan. Buku tersebut dibedah di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan menghadirkan sejumlah tokoh politik dan tokoh akademisi.

Buku perdana karya Senator Ahmad Nawardi tersebut mendeskripsikan tentang biografi perjalanannya mulai sebelum masuk parlemen hingga sukses sebagai senator anggota DPD RI dari Provinsi Jawa timur. Selain itu, buku tersebut berisi sejumlah ide dan gagasan tentang kebangsaan, pers, ke-NU-an dan nasib para petani.

Baca Juga: Kelebihan Muatan Truk Gandeng Bermuatan Tebu Terguling, Jalan Blitar - Malang Buka Tutup

Ahmad Nawardi kemudian menjelaskan, buku tersebut sudah terbit beberapa bulan lalu. Dengan demikian, sebagai laboratorium ilmiah yang bisa menguji buku karyanya itu, ia merasa tepat meluncurkan buku itu di Kampus UINSA Surabaya.

"Saya sengaja membawa buku ini ke kampus agar saya bisa bertukar pikiran dengan adik- adik mahasiswa. Selain itu, buku ini bisa menggugah siapapun karena kesuksesan itu tidak langsung turun dari langit," jelasnya pada Rabu 16 November 2022.

Senator kelahiran Sampang Madura itu kemudian melanjutkan, buku setebal 264 itu menceritakan tentang dirinya sebelum menjadi senator, dan juga pengalaman dalam menjalani hidupnya. Yaitu mulai menjadi kernet angkot, tukang cuci motor, guru ngaji, kemudian sebagai aktivis saat menjadi mahasiswa hingga berprofesi sebagai wartawan di Tempo.

Baca Juga: Buka Bazar Literasi, Bupati Blitar Rini Syarifah Ajak Masyarakat Gemar Membaca


Peluncuran buku perdana karya senator Ahmad Nawardi tersebut diapresiasi oleh Dekan FISIP UINSA Surabaya Dr Abd Chalik. Menurutnya, dari sisi konten buku tersebut sangat bagus karena berangkat dari pengalaman pribadi kemudian dinarasikan dengan menggunakan argumen yang sangat teoritis dan akademis.

Selain itu, Abdul Chalik melanjutkan penulis juga pernah berprofesi sebagai jurnalis, sehingga mampu menggetarkan pikiran banyak orang melalui kacamata dan sudut pandangnya dalam melihat realitas situasi 1998 saat ia terlibat sebagai seorang aktivis.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan Nasional, 3.219 Meter Bendera Merah Putih Terbentang di Jembatan Suramadu

Halaman:

Editor: Junaidi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putin Tidak Hadiri KTT G20 Bali

Sabtu, 12 November 2022 | 16:59 WIB

Bupati Sampang ucapkan Selamat ke GP Ansor dari Mekkah

Kamis, 22 September 2022 | 20:39 WIB

Terpopuler

X