• Kamis, 1 Desember 2022

Kepala Militer Swedia Menjanjikan Dukungan untuk Upaya NATO

- Sabtu, 19 November 2022 | 09:51 WIB
Jenderal Micael Byden, panglima tertinggi angkatan bersenjata Swedia, di Kedutaan Besar Swedia di Washington, 17 November 2022. (Voa.com)
Jenderal Micael Byden, panglima tertinggi angkatan bersenjata Swedia, di Kedutaan Besar Swedia di Washington, 17 November 2022. (Voa.com)

IDPOST.CO.ID INTERNASIONAL- Swedia berkomitmen pada pendekatan 360 derajat NATO yang mencakup seluruh dunia untuk menghadapi tantangan hari ini dan masa depan, dan itu termasuk Rusia dan China, kata pejabat tinggi militer Swedia kepada hadirin di Washington minggu ini.

“Sampai hari ini, kami tidak melihat gerakan Rusia yang mengkhawatirkan di sepanjang perbatasan kami,” Micael Byden, komandan tertinggi angkatan bersenjata Swedia, mengatakan pada hari Kamis dalam sebuah acara di Kedutaan Besar Swedia di Washington. “Tidak sedikit di domain darat, kemampuan [Rusia] telah berkurang secara signifikan akibat perang di Ukraina.”

Baca Juga: Wakil Presiden AS Menyelenggarakan Sesi Darurat Rudal di KTT APEC

Namun, Rusia masih memiliki kemampuan yang signifikan, dan Swedia tidak "mengecualikan apa pun, kami tetap waspada," kata Byden, mencatat bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah menyebabkan "tatanan keamanan yang sama sekali baru di Eropa."

Byden menyebut aplikasi bersama untuk bergabung dengan NATO oleh Swedia dan Finlandia musim semi lalu di antara fitur yang paling menonjol dari orde baru itu.

Sejak itu, dukungan untuk keanggotaan NATO di negaranya telah tumbuh “bahkan lebih kuat di musim panas dan musim gugur,” kata Byden.

“Kami telah disambut dengan hangat” oleh negara-negara yang bergabung dengan aliansi sebelumnya, katanya. “Lebih hangat dari yang bisa kubayangkan.”

Baca Juga: Ahmad Nawardi Luncurkan Buku Berjudul Parlemen Jalanan ke Parlemen Senayan

Byden mengatakan dia awalnya berpikir: “Saat Anda memasuki organisasi baru, keluarga baru, Anda perlu membuktikan diri. Bukan itu masalahnya.

Namun dia berjanji bahwa “Swedia akan menjadi kontributor bersih sejak hari pertama” dan “akan berkontribusi secara strategis, meningkatkan kesadaran situasional, dan kemampuan interoperabilitas yang kuat.”

Halaman:

Editor: Junaidi

Sumber: Voa.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putin Tidak Hadiri KTT G20 Bali

Sabtu, 12 November 2022 | 16:59 WIB

Bupati Sampang ucapkan Selamat ke GP Ansor dari Mekkah

Kamis, 22 September 2022 | 20:39 WIB

Terpopuler

X