• Kamis, 1 Desember 2022

Resmi! Rusia Dilarang Ikuti Ajang Bergengsi UEFA dan FIFA

- Selasa, 1 Maret 2022 | 07:52 WIB
Circulo Deportivo saat mengetuk Palu banned Rusia di FIFA (Instagram @circulodeportivotuc)
Circulo Deportivo saat mengetuk Palu banned Rusia di FIFA (Instagram @circulodeportivotuc)


IDPOST.CO.ID - Perintah untuk menyerang Ukraina disuarakan Putin pada tanggal 24 Februari 2022. Ada beberapa titik yang menjadi target serangan, termasuk Kiev yang merupakan ibukota dari Ukraina.

Dunia kian lantang menentang keputusan Rusia melakukan serangan ke Ukraina. Segala cara dilakukan agar negara yang dipimpin Vladimir Putin itu mundur, termasuk melalui sepak bola.

Keputusan ini membuat Rusia menjadi sorotan dari banyak negara. Aksi mereka dikutuk dan berbagai cara dilakukan untuk menghentikan Rusia menimbulkan kerusakan lebih parah tanpa harus memperlebar cakupan perang.

Baca Juga: Home Visit, Cara Mahasiswa KKN Unisma Bantu Siswa Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

Salah satunya adalah melalui sepak bola. Roman Abramovich sampai harus melepas status kepemilikannya di Chelsea. Lalu, partisipasi Rusia di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 pun ditangguhkan untuk sementara.

Sebelumnya, FIFA dan UEFA menyatakan bahwa Rusia boleh terlibat dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022 yang digelar bulan Maret ini. Namun ada beberapa syarat yang wajib untuk dipenuhi tim asuhan Valeri Karpin tersebut.

Beberapa persyaratan tersebut meliputi penggantian nama menjadi 'Football Union of Russia'.

Baca Juga: Jangan Sampai Lewatkan, Ini Dia Keutamaan Menjalankan Sahur

Selain itu, Rusia juga harus bermain di tempat netral dan tidak boleh mengumandangkan lagu kebangsaan dan mengibarkan benderanya.

Namun kebijakan tersebut ditentang keras oleh beberapa negara, termasuk Polandia yang merupakan lawannya pada babak semifinal play-off.

Mereka kemudian melakukan aksi boikot dan diikuti oleh dua negara lain, Republik Ceko dan Swedia.

Baca Juga: Jumlah Senjata Nuklir Rusia Terbanyak di Dunia, Ukraina Tak Miliki Sama Sekali

Juara bertahan Piala Dunia, Prancis, pun ikut memberikan pernyataan tegas. Noel Le Graet selaku presiden federasi sepak bola Prancis mendesak UEFA dan FIFA untuk mendepak Rusia dari kompetisi bergengsi tersebut.

Setelah mendapat desakan dari sana-sini, UEFA dan FIFA pun merevisi keputusannya soal Rusia. Mereka menegaskan kalau Aleksandr Golovin dkk tidak diperbolehkan mengikuti semua ajang yang digelar oleh kedua badan organisasi tersebut.

Keputusan tersebut juga berlaku buat level klub. Dampaknya akan terasa buat Spartak Moscow, yang baru akan menjalani duel pertamanya di babak 16 besar Liga Europa melawan perwakilan Jerman, RB Leipzig, bulan Maret ini.

Baca Juga: Simak Ini Bahaya Sering Bahaya Efek Sering Minuman Berenergi

"Menyusul keputusan awal yang diadopsi oleh Dewan FIFA dan Komite Eksekutif UEFA, yang mempertimbangkan penerapan langkah-langkah tambahan, FIFA dan UEFA hari ini membuat keputusan bersama bahwa tim Rusia, baik tim nasional atau tim klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi sampai pemberitahuan lebih lanjut."

"Sepak bola sepenuhnya bersatu di sini dan dalam solidaritas penuh dengan semua orang yang terkena dampak di Ukraina. Kedua Presiden berharap situasi di Ukraina membaik secara signifikan dan cepat sehingga sepak bola dapat kembali jadi vektor persatuan dan perdamaian diantara orang-orang," demikian pernyataan FIFA dan UEFA.***

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Barcelona Menggila, Libas Bilbao dengan Skor 4-0

Senin, 28 Februari 2022 | 08:41 WIB

Terpopuler

X