• Minggu, 14 Agustus 2022

Sebenarnya Segini Harga Tiket Masuk ke Borobudur, Hanya Rp 50 Ribu

- Minggu, 5 Juni 2022 | 15:03 WIB
Ilustrasi. Tarif baru masuk Candi Borobudur. Ada harga khusus bagi pelajar. (Pixabay/Saesherra)
Ilustrasi. Tarif baru masuk Candi Borobudur. Ada harga khusus bagi pelajar. (Pixabay/Saesherra)

IDPOST.CO.ID - Harga tiket masuk Candi Borobudur dengan harga Rp 750 ribu untuk wisatawan lokal sudah menghebohkan warga. Terkini, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) memberi keterangan.

Direktur Khusus PT Taman Wisata Candi, Edy Setijono menerangkan, tiket dengan harga Rp 750 per-orang cuma ditujukan untuk wisatawan lokal yang ingin naiki Candi Borobudur.

Sementara harga tiket masuk teritori candi Borobudur tetap Rp50 ribu per-orang untuk pelancong nusantara. Dan untuk pelancong macanegara atau wisman, sejumlah 25 dolar bila tidak naik ke candi.

Baca Juga: Jelang Rakernas, DPP GPM Temui Walikota Blitar

Tetapi, harga tiket itu cuma dapat diperoleh pelancong untuk nikmati teritori pekarangan Candi Borobudur, tidaklah sampai menaikinya.

"Dalam pada itu, itu kan tiket untuk naik ke candi. tiket regulernya tetap sama untuk wisnus Rp50 ribu," kata Edy ke Di antara saat dikontak dari Jakarta, Minggu 5 Juni 2022.

"Untuk wisman 25 dolar. Cuma tiket untuk ini berlaku hanya sampai pekarangan candi saja," tambahnya.

Baca Juga: Megawati Khawatir Nasib Bangsa Saat Dirinya Tak Ada, Helmi Felis: Indonesia Kacau Karena Partai Anda Berkuasa

Sebagai info, Menteri Koordinator Sektor Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan awalnya umumkan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk wisatawan lokal sejumlah Rp 750 ribu, dan pelancong luar negeri sejumlah 100 dollar AS.

Berkenaan harga itu, Edy menyebutkan keputusan itu diputuskan lewat rapat koordinir dengan pemerintahan pusat. Argumennya, harga tiket itu untuk mengaplikasikan mekanisme paket setiap hari untuk yang dibolehkan naik ke atas Candi Borobudur.

Pemerintahan Indonesia sudah memutuskan kuotabagi pelancong yang dibolehkan naik ke atas Candi Borobudur cuma 1.200 orang setiap hari.

Baca Juga: Fashion Show hingga Pameran Seni Bakal Meriahkan 'Festival Kresnayana VII' di Amphitheater Penataran Blitar

Penentuan paket itu mempunyai tujuan membuat perlindungan bangunan Candi Borobudur atau pelestarian untuk jaga kelestarian kekayaan riwayat dan budaya nusantara.

Edy mengutarakan jika bangunan Candi Borobudur mulai alami pengurangan dan pengikisan. Keadaan itu diperhitungkan disebabkan karena ada beban berlebihan karena lawatan pelancong.

Saat sebelum wabah Covid-19, lawatan pelancong yang naiki bangunan Candi Borobudur rerata sekitaran 10 ribu orang setiap harinya.

Baca Juga: Tjahjo Kumolo Binggung dengan Ulah CPNS yang Mundur: Meraka Rugikan Negara

Sepanjang wabah, pengurus tutup akses naik ke Candi Borobudur dan lawatan pelancong terbatas sampai ke pekarangan atau halaman candi.

Edy menerangkan penentuan harga naik ke candi atas dasar pemikiran paket 1.200 orang setiap hari, ditujukan supaya pengunjung yang ingin naiki candi harus orang yang sungguh-sungguh dan memiliki kepentingan.

"Maknanya apa, orang yang ingin naik ke candi harus benar-benar orang yang memiliki kepentingan naik ke candi. Jika orang ingin beberapa foto tidak perlu naik ke candi, di bawah saja . Maka tersebut maksudnya," terang Edy.

Baca Juga: Livy Renata Menuai Banyak Hujatan Usai Mengomentari Pencarian Anak Ridwan Kamil

"Menjadi orang naik ke candi karena ia telah bayar mahal, saya anggap ia akan benar-benar, ia akan belajar, ia akan pelajari. Tetapi jika hanya beberapa foto rugi kan bayar Rp750 ribu, di bawah saja. Karena ada faktor pelestarian barusan," sambungnya.

Faksi pengurus telah mempersiapkan pemandu rekreasi atau tur guide di atas candi. Mereka akan menerangkan berkenaan riwayat candi yang dibuat semenjak tahun 770 masehi itu, dan menjelaskan berkenaan relief di setiap dinding candi.

Edy mengutamakan penentuan harga Rp750 ribu untuk pelancong lokal yang ingin naiki candi bukan karena karena hal komersil.

Baca Juga: Jangan Terlalu PD, Ketua Projo Sebut Jokowi Belum Tentu Dukung Ganjar di Pilpres 2024

Pengurus t4tap memberi akses khusus untuk siswa yang ingin pelajari Candi Borobudur, dengan penentuan biaya Rp5.000 saja per pelajar untuk naik ke atas candi.

"Sebagai bentuk keterpihakan kita di dunia pengajaran, karena itu untuk siswa cuma diputuskan Rp5 ribu. Berikut jawaban mengapa kok mahal, seakan-akan jadi komersil. Tidak, bukan komersil, argumennya berbeda-beda. Oleh karena itu untuk siswa cuma Rp5 ribu," paparnya.

Editor: Nanang Habibi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Destinasi Wisata di Blitar Paling Hits Tahun 2022

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:04 WIB

6 Tips Mengatur Badget Saat Trevelling Akhir Tahun

Senin, 20 Desember 2021 | 18:58 WIB
X